Posts

Semarak Event Pacu Kuda, Kaplres Tanah Datar Siapkan Musholla Mobile

Image
Ditengah kesibukan masyarakat Tanah Datar menyaksikan event Pacu Kuda Wirabraja Open Race 2018, Kapolres Tanah Datar AKBP H. Bayuaji Yudha Prajas, SH yang ikut menyaksikan pacu kuda juga memberikan pelayanan kepada masyarakat, yaitu menyediakan tempat ibadah sholat.Hal tersebut adalah Mushalla Mobile Polres Tanah Datar. Dua unit kendaraan dinas milik Polres Tanah Datar dimanfaatkan untuk masyarakat beribadah.“Mobil truk kita jadikan tempat shalat, sedangkan yang satunya lagi kita jadikan untuk tempat mengambil air wudhu”, kata Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji.Diadakan Mushalla Mobile ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam melaksanakan ibadah sholat. Pada saat waktu sholat masuk, banyak masyarakat yang mengantri untuk melaksanakan ibadah sholat di mobil dinasPada hari pertama pacu kuda, banyak masyarakat yang mengeluhkan tempat ibadah yang karena tempat ibadah yang kebanyakan jauh dari lokasi pacu kuda.“Selain kendaraan masyarakat banyak yang tidak bisa keluar, sehingga kami…

Pentingnya Membangun Kontra Narasi Ekstremisme dengan Cinta

Image
Salah satu faktor penyebab yang bisa memengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat, terutama generasi muda adalah apa yang terpapar di media sosial, termasuk portal media online.Hal ini mengingat jumlah pengguna internet dan pengguna layanan media sosial di Indonesia cukup besar. Bahkan, pada awal 2017 lalu, perusahaan riset We Are Social menyebut Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan jumlah pengguna internet terbesar di dunia.Karena pengaruh konten yang terpapar di media sosial, seseorang bisa saja meyakini, seyakin-yakinnya tentang suatu kebenaran. Padahal, sesuatu itu sebenarnya tidak tepat untuk diyakini sebagai sebuah kebenaran yang sebenar-benarnya.Seseorang, sangat mungkin akan berperilaku ekstrem dan radikal karena meyakini sesuatu yang ia perbuat merupakan keniscayaan. Padahal, ia hanyalah korban dari kebodohan dan ketidakmandirian atas dirinya sendiri karena terpengaruh konten  narasi ekstremisme yang dibumbui ayat-ayat Tuhan.Terlebih lagi bagi yang memahami ajaran agama…

Begini Proses Psikologis Menjadi Radikal dan Cara Penanggulangannya

Dalam ranah Psikologi terdapat sebuah diskusi mendalam tentang term radikalisme dan terorisme. Pertanyaan mendasarnya, apakah keduanya memiliki makna yang sama ataukah keduanya memiliki makna yang berbeda namun saling berkaitan?Terorisme jika ditinjau dari sudut pandang psikologi, bukanlah sebuah sindrom psikologis yang menimpa seseorang sehingga ia memiliki kecendrungan untuk merusak dan bertindak di luar kontrolnya. Lebih tepatnya, terorisme adalah sebuah alat berbentuk tindakan kekerasan (tool/instrumental violence) yang digunakan kelompok radikal tertentu untuk mencapai tujuannya dan bukan sebuah tidakan ekspresif yang dipicu karena adanya gangguan psikologis yang diderita oleh pelakunya.Mereka para pelaku terorisme bukanlah orang-orang yang mengalami gangguan psikologis namun mereka adalah orang-orang normal yang sengaja melakukan tindakan terorisme sebagai puncak dari ideologi radikal yang bertranformasi dalam diri mereka.Jadi sederhanya, terorisme dapat dikatakan sebagai the cu…

Beberapa Wanita Muslimah Indonesia Dengan Paras Yang Cantik

Wanita Muslim Tercantik yang Parasnya Bagai Bidadari

Ini Pola Radikalisme yang Muncul di Indonesia Jelang Pilpres

Image
Gerakan-gerakan yang berusaha menjadikan Indonesia berpotensi hancur seperti Suriah harus terus diwaspadai. Salah satu upaya men-Suriah-kan Indonesia ini tampak dari slogan mengganti pemerintahan yang sah seperti yang dilakukan gerakan #2019GantiPresiden.Menurut pengamat politik Timur Tengah, M. Najih Arromadoni, misi utama kelompok radikal yang mengacaubalaukan Suriah adalah meruntuhkan sistem yang ada dan menggantinya dengan khilafah. Ganti sistem inilah yang juga disuarakan oleh bekas Jubir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto yang tergabung dalam otak gerakan #2019GantiPresiden. “Khilafah bagi mereka layaknya ‘lampu ajaib’ yang bisa memberi apa saja dan menyelesaikan masalah apa saja. Tidak sadar bahwa berbagai kelompok saling membunuh dan berperang di Timur Tengah karena sedang berebut mendirikan khilafah, dan ujungnya adalah kebinasaan,” kata Najih di Jakarta, Senin (10/9/2018).Alumnus Universitas Ahmad Kuftaro Damaskus ini mengatakan pola gerakan #2019GantiPresiden mempu…